La Tulipe Peeling Cream (Peeling Lokal Ampuh untuk Meratakan Tekstur Kulit)



Assalamu’alaykum


Kenalkan saya Elin. Pemula dalam hal blog dan skincare 
Ini adalah postingan pertama saya. Jadi maafkan jika ada kosakata yang kurang tepat ya.


Postingan kali ini saya ingin me-review sedikit tentang La Tulipe Peeling Cream. Saya belinya di matahari department store dengan harga sekitar 50 ribu. 

Kemasannya di dalam jar 250 gr tanpa box yang menurut saya gede banget. Jadi bisa awet lama gitu dipakenya. Khasnya kemasan la tulipe sih. Biru dongker dan putih. Keterangan komposisi, tanggal produksi, tanggal expired, kegunaan dan cara penggunaan produk ada di badan jar. Tapi simbol PAO (Periode After Opening)-nya nggak ada. Bingung deh berapa lama produk ini bisa dipake. Tapi kalau dari artikel yang pernah saya baca, bukan berarti produk yang masa PAO-nya sudah lewat berbahaya. Hanya kandungan utama dalam produk yang tidak lagi bekerja maksimal. Lagipula, kata ketika saya membeli produk ini dan menanyakan hal itu, mbak-mbak counter-nya bilang kalau PAO mengikuti expired date produk.
Tampak Depan Kemasan

Tampak Belakang Kemasan

Ketika dibuka, masih ada cap plastik bening gitu. Untuk isi produknya full banget ya. Sampai nempel-nempel di tutup plastik dalam nya. Sayang gak ada spatula, jadi menurut saya kurang higienis. Tapi okelah, harganya murah juga kok. Tekstur produknya krim kental yang nyaris padat dan ada butiran scrub yang lumayan gede. Jadi hati-hati untuk yang kulitnya sensitif.

Karena ada kandungan sulfurnya, aroma produk ada sedikiiiiiiiiiit seperti aroma belerang. Tapi sama sekali nggak mengganggu kalau menurut saya. Dari klaim produknya, peeling cream ini membantu membersihkan kulit, mengangkat sel-sel kulit mati, dan menghaluskan kulit.
Tekstur Produk
Cara pakai produk ini agak unik. Kalau biasanya bisa langsung digosokkan ke wajah, berbeda dengan peeling yang satu ini. Malah lebih mirip seperti menggunakan masker. Produk yang sudah diaplikasikan ke wajah kemudian didiamkan sampai setengah kering. Barulah diusek-usek sampai produk rontok kemudian dibilas dengan air.

Saya gak menyarankan untuk digosok kenceng-kenceng. Karena seperti yang saya infokan tadi, butiran scrub nya lumayan gede dan keras. Soalnya ini bukan jenis scrub yang bakal hancur yang ada kandungan vitaminnya itu loh. Jadi gak terlalu gentle.

Untuk klaim produknya sendiri, menurut saya pas banget. Setelah menggunakan produk ini, muka saya jadi halus sekali. Tekstur kulit yang gradakan gara-gara komedo jadi berkurang. Jadi pengen pegang-pegang muka terus. Minyak di wajah juga berkurang walaupun ada sedikiiit rasa ketarik. Jadi setelah saya bilas, saya harus mengaplikasikan pelembab lagi. Gak yang tebel-tebel gitu, aloe vera gel sudah cukup banget kok.

Sebelum lupa, peeling cream ini sama sekali tidak dianjurkan untuk kulit berjerawat, kulit kering dan sensitif ya. Selain itu, ada kandungan Methylparaben-nya. Huhuhu.... sedih rasanya walaupun ada di urutan kedua terakhir sih. Padahal produk-produk skincare sekarang banyak banget yang sudah klaim paraben free.

So far setelah pemakaian beberapa bulan, gak ada masalah sama sekali akibat penggunaan produk ini.

Apakah saya akan repurchase produk ini? Kemungkinan besar iya. Karena melihat dari efeknya yang baik di kulit saya. 

Sekian review pertama saya ini, semoga bermanfaat ya.
Jangan lupa dishare dan komen jika berkenan.
Terima kasih

Wassalamu’alaykum.

Komentar

Posting Komentar