Hal-Hal yang Perlu Kalian Ketahui Tentang Sunscreen (Bagian 1)

Assalamu'alaykum


Postingan kali ini agak panjang dan akan saya bagi dalam beberapa postingan. Semoga kalian bersabar dalam membacanya ya.


SUNSCREEN IS A MUST! 

Yang skincare addict pasti sering banget lihat kalimat ini. Buat yang masih awam pun tentunya pernah baca entah dimana. Memang wajib dan penting banget buat pakai sunscreen, apalagi di Indonesia yang iklimnya tropis. Efek radiasi sinar matahari bisa sangat kejam banget ke kulit kita.

Namun faktanya, sebagian besar orang masih bingung bagaimana sunscreen bekerja, komponen-komponen sunscreen, berapa lama sunscreen bekerja, kosmetik yang mengandung SPF, apa bedanya chemical dan phisycal sunscreen, dan-lain-lain.

Supaya gak perlu basa-basi lagi, mari dicek hal-hal yang berkaitan sama sunscreen ini.

UVA dan UVB
Radiasi sinar UV adalah bagian dari spektrum elektomagnetik (cahaya) yang mencapai bumi dari matahari. Panjang gelombangnya lebih pendek daripada cahaya yang kelihatan sehingga tidak dapat dilihat oleh mata telanjang. Panjang gelombang ini diklasifikasikan sebagai UVA, UVB dan UVC.
UVA dan UVB dapat melewati atmosfer dan memainkan peran penting dalam penuaan dini pada kulit, kerusakan mata (termasuk kataraks) dan kanker kulit.

Sinar UVB menyerang lapisan dermis kulit yang mengakibatkan kemerahan, pembengkakan dan muncul sebagai sunburn. Efek dari hal tersebut adalah munculnya freckles atau bintik hitam pada kulit.

Dimana untuk sinar UVA menyerang lapisan yang lebih dalam dari UVB dan menyebabkan kerusakan pada DNA dan membuat kulit menjadi berkeriput dan kendur sehingga UVA memiliki dampak buruk jangka panjang pada kulit.
Bagian Kulit yang Diserang oleh Sinar UVA dan UVB
Chemical dan Phisycal sunscreen

Apa perbedaanya?
Secara sederhana, chemical sunscreen adalah sunscreen yang mengandung bahan kimia. Seperti octocrylene, avobenzone dan octinoxate serta bahan-bahan pendukung lain.
Sedangkan untuk physical sunscreen mengandung natural agents seperti zinc dan titanium oxide.
Cara kerjanya sendiri untuk chemical sunscreen, kulit akan menyerap sinar UV dan bahan kimia pada sunscreen akan mengubahnya menjadi panas dan melepaskannya kembali dalam bentuk sinar infra merah.


Pada physical sunscreen, terdapat bahan kandungan berupa zinc oxide dan titanium dioxide. Kedua bahan ini merupakan mineral aktif yang memantulkan sinar UV.

Chemical Sunscreen
·         Konsistensi lebih ringan
·         Mudah di-blend
·         Mudah diaplikasikan ulang pada wajah
·         Bekerja dengan baik dibawah makeup
·         Ada kemungkinan dapat menyebabkan iritasi pada kulit sensitif
Physical Sunscreen
·         Bekerja langsung setelah diaplikasikan
·         Lebih cocok untuk kulit sensitif
·         Lebih terasa berat dan memiliki white cast
·         Tidak begitu bagus digunakan bersama makeup

Skin Type/Skintone
Beberapa ahli memiliki pendapat berbeda mengenai waktu yang dibutuhkan kulit untuk mengalami sunburn.
Lalu manakah yang benar?
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, hal ini tergantung pada 2 hal yaitu, skin type/skintone dan UV Index.

UV Index bisa kalian temukan pada website cuaca (untuk cuaca lombok, sudah saya sisipkan linknya di bawah).
UV Index untuk daerah Lombok
UV Index adalah standar internasional untuk radiasi sinar UV dalam memproduksi kekuatan pembakaran pada tempat dan waktu tertentu. Skalanya sendiri berkisar dari 1-2.9 (untuk resiko ringan), 3-5.9 (untuk resiko medium), 6-7.9 (untuk resiko tinggi), 8-10.9 (untuk resiko sangat tinggi), dan 11+ (untuk resiko ekstrim).
UV Index
Resiko kerusakan akibat terekspos tanpa perlindungan
0-2.9
Low
3-5.9
Medium
6-7.9
High
8-10.9
Very High
11+
Extreme

UV Index dengan resiko tinggi biasanya muncul dari jam 9 pagi hingga jam 4 sore. Sederhananya, UV Index dengan resiko aman memunculkan bayangan yang lebih panjang dari objek aslinya. Sedangkan UV Index dengan resiko tinggi akan memunculkan bayangan yang lebih pendek dari objek aslinya.
UV Index dengan Resiko Rendah
UV Index dengan Resiko Tinggi
Lalu apa hubungannya dengan skintone?
Untuk skintone, perhatikan gambar berikut:
Fitzpatrick Scale
Gambar di atas adalah Fitzpatrick Scale yang akan menjelaskan jenis warna kulit kita.
Skintone
Response to ultraviolet
Approximate time under sun without burning
Light, pale white
Always burns, never tans
±5 to 10 mins
White, fair
Usually burns, hard to tan
Medium white to olive
Mild burns, tans to olive
±15 mins
Olive, mild brown
Rarely burns, easily tans brown
Brown, dark brown
Very hard to burn, tans very easily
±20 mins
Very dark brown, black
Never burns, deeply pigmented

Tapi untuk amannya, selalu gunakan sunscreen sebelum beraktifitas di luar rumah, ya!


Oke, sepertinya sampai sini dulu pembahasan kita tentang sunscreen bagian 1. Sampai jumpa dipostingan selanjutnya!

Jangan lupa share dan comment ya!

Komentar