Assalamu’alaykum
Pada postingan sebelumnya saya sudah membahas segala hal
mengenai sunscreen. Untuk kali ini saya akan mereview produk sunscreen dari
Biore.
Sebenarnya, pertama kali saya pakai sunscreen karena
ikut-ikutan beauty influencer dari youtube. Belum begitu paham pentingnya pakai
sunscreen. Terus liat-liat di e-commerce produk sunscreen yang ada. Entah
kenapa saya selalu condong pada produk korea waktu itu. Sepertinya saya
termakan packaging. Soalnya bungkus produk skincare korea itu selalu eye
catching dan imut-imut.
Tapi waktu itu masih sebatas window shopping saja. Karena
harganya ternyata mahal juga. Selalu maju mundur mau beli skincare jenis ini.
Padahal ketika itu pekerjaan yang saya lakukan selalu outdoor dan
berpanas-panas ria.
Nah, ketika akhirnya saya memutuskan membeli, sialnya
saya memilih produk untuk jenis kulit berbeda dari yang saya miliki. Kulit saya
jenisnya kombinasi, produk yang saya ambil untuk kulit kering. Hasil akhirnya
jadi kinclong berkilau dan lengket dan greasy dan gak enak
pokoknya. Hanya satu hal yang saya suka dari produk itu. Wanginya saja. Sedih
dan menyesal rasanya. Beruntung selama pemakaian tidak menimbulkan masalah kulit. Akhirnya saya jarang sekali pakai sunscreen itu. Belum
mau beli yang baru. Eman duitnya. Mau habisin barang penyesalan itu dulu lah.
Semoga bisa tumbuh rasa cintanya.
Sampai suatu hari, waktu itu saya ada dinas di Kalimantan
untuk cek bendungan. Senior saya mengingatkan agar bawa sunscreen. Ketika itu
saya iyakan saja dan sok keren. Dibawa tapi nggak dipake. Lebih dari 2 jam saya
di bawah matahari. Saat itu lokasi kerjanya menurut saya sakit syalala yang
gimanaaa gitu. Nggak ada pohon, kering kerontang, berangin, dan mataharinya itu
loh. Pediiiiih banget. Terik-terik kejam. Baju saya basah kuyup karena
keringat, mata saya pedih berair karena terlalu lama ngeliat sinar dan kena angin.
Selesai dari bendungan, saya masih sok-sok tenang. Cuma
berpikir bakal badan aja yang pegal ntar. Tapi ternyata gak cuma itu aja. Muka
saya ya ampuuuuuuuun. Merah, panas, dan periiih banget. padahal nggak ngeletek
sama sekali. Nggak ada luka. Habis mandi saya langsung kompres pakai aloe vera
gel. Agak mendingan sih, nggak seperih sebelumnya. Tapi ternyata habis itu pipi saya jadi melepuh.
Butuh waktu satu minggu lebih buat kembaliin kondisi muka
jadi normal. Pake minum obat segala lagi. Kesel dan nyesel banget rasanya.
Setelah kejadian itu saya jadi mulai rajin pakai
sunscreen.
Produk sunscreen yang sudah pernah saya coba sebenarnya
cukup banyak. Tapi brand Biore ini yang menurut saya bagus banget untuk jenis
kulit kombinasi sampai berminyak. Bahkan menurut saya untuk kulit kering juga
bagus. Karena ada asam hyaluronik nya sebagai unsur pelembab.
Kemasan
Dari kemasannya sendiri Biore menggunakan tube plastik
berwarna gradasi biru metalik. Praktis untuk dibawa traveling. Saya pikir cukup
aman, tapi pernah ketika saya bawa traveling, isinya agak mbonjrot. Tertindih barang lain. Salah saya juga sih.
Isinya 50 gr, jadi bisa dipakai sekitar 1 bulanan lebih
kalau untuk saya.
Formula
Sebelum saya beli Biore ini, saya masih pakai Emina Sun
Protection (bagus banget!) dan Loreal Paris UV Perfect Matte (sayang saya tidak cocok). Ada pro kontra gitu. Banyak yang
bilang cocok, banyak juga yang bilang nggak. Ada yang bilang kalau di kulitnya
malah tambah berminyak dan ada juga jadi peeling gitu.
Tapi karena saya termakan rayuan diskon, saya nekat beli
deh. Masa bodoh cocok nggak cocok. Sunscreen pertama yang saya punya pun nggak
cocok tapi tetep habis juga. Efek ilmu medit saya memang agak luar biasa ya.
Teksturnya Biore ini seperti gel dan ketika diratain ke
wajah jadi watery gitu. Ada rasa basah-basahnya. Bisa langsung membaur ke kulit dan cepat sekali
menyerap. Sepertinya karena ada alkoholnya. Jadi hati-hati untuk yang kulit
sensitif ya.
| Tekstur Produk |
| Hasil akhir setelah diratakan. |
Hasil akhirnya sendiri ternyata buat saya sama sekali nggak meninggalkan white cast, nggak greasy, dan nggak lengket. Top nya lagi nggak bikin breakout muka. Enak banget pokoknya.
Klaim orang lain yang peeling dan bikin mukanya berminyak nggak kejadian di
muka saya. Ulala banget deh.
Produk ini ada sedikit aroma citrusnya ya. Tapi nggak overwhelming gitu. Seger-seger wangi pokoknya.
Saran Pemakaian
Seperti pada postingan saya sebelumnya, penggunaan
sunscreen itu di tahap terakhir skincare dan sebelum memulai makeup. Buat yang
nggak makeup-an ya nggak usah maksa pake makeup.
Walaupun SPF nya cukup tinggi dan ada klaim waterproof
dan sweatproof, mesti tetep re-apply ya. Saya yakin produknya nggak bisa
bertahan seharian juga guys.
Males ribet? Ya sudah, kalian rebahan saja di rumah nggak
usah kemana-mana. Buat kebaikan diri sendiri kok males.
Harga
115.800/50 gr
Kesimpulan
Buat saya, ini sunscreen yang akan menjadi favorit
banget. Berikut kelebihan dan kekurangannya:
+ Kemasannya praktis dan travel friendly
+ Nggak bikin breakout,
no greasy, no white cast.
+ Formulanya nyaman dan cepat menyerap.
+ Nggak menyebabkan komedo
+ Wanginya seger citrus gitu
- Tutup kemasan ada kemungkinan bocor
- Perlu re-apply untuk kegiatan outdoor dan berkeringat
- Ada produk KW-nya. Jadi harus hati-hati ketika membeli
Sebenernya kelebihan dan kekurangan itu relatif.
Tergantung preferensi masing-masing.
Sudah ya. Kepanjangan ntar saya di luck nut
Wassalamu’alaykum

Komentar
Posting Komentar